Senin, 21 November 2011

Tak lelo ledung bag.2


Tak lelo lelo lelo ledung
Cup menenga aja pijer nangis
Anakku sing bagus rupane
Yen nangis ndak ilang baguse

Tak gadang bisa urip mulyo
Dadiyo prio  utomo
Ngluhurke asmane wong tuwa
Dadiyo pandekaring bangsa

Ibu
ingkang putra badhe nyuwun pangestu
tansah lancar anggen kulo nuntut ilmu
supados kulo saget migunani
marang nuso bongso tumrapipun agami
ing pandunga
ugi restu
tan ono sambikolo
kang sumanding njroning rogo
lan upoyo tumraping gusti ingkang moho kuwoso


pandungane ibuku iku sipat kandel uripku
gegamane uripku
jroning sanubariku
tetes sing kang waspomu
tondo tulus atimu
ingkang tansah lumintu
marang kanugrahan kang satuhu marang putramu
Wis cup menenga anakku
Kae mbulane ndadari
Kaya butho nggegilani
Lagi nggoleki cah nangis

naliko mbiyen 9 sasi nang garbane
ibu tansah sabar
nadyan ra penak rasane
sa jroning rasa ibu tresno mring putrane
mbesuk yen lahir aja nganti nglaleake
marang kang ibu kang wus nggulowentah
wiwit seko bayi nganti gedhe jumangkah
mulo ngati2 ojo podo mbantah
yen ibu nganti duka uripmu bakale susah
sopo kang wani mblenjani dawuhe ibu
opo maneh wani ngaleake kang ibu
bakal nompo dosa sajroning uripmu
kena murkane gusti  wujud bebendu
ibarat jambu jenenge jambu mete
sirahe ono ngisor sikili nang nduwure
mulo do mangertio
ibu kuwi swargo
kang biso mujudake uripmu nang ngalam dunyo
Tak lelo lelo lelo ledung
Enggal menenga ya cah bagus
Tak emban slendang batik kawung
Yen nangis mundak ibu bingung

Minggu, 20 November 2011

Tak lelo ledung

Di Jawa lagu tak lelo lelo ledung jelas tidak asing lagi. Suatu lagu yang bisa menggambarkan tradisi berpikir orang Jawa jaman dahulu, .... dan mungkin juga sampai saat ini sangat terasa pada lirik lagu tersebut. Kasih sayang orang tua, harapan, pengabdian dan pengorbanan dan bahkan orang tua kadang harus berbohong demi kebaikan anaknya. Inilah lirik lagu tak lelo lelo ledung tsb.


Tak lelo lelo lelo ledung
Cup menenga aja pijer nangis
Anakku sing ayu rupane
Yen nangis ndak ilang ayune

Tak gadang bisa urip mulyo
Dadiyo wanito  utomo
Ngluhurke asmane wong tuwa
Dadiyo pandekaring bangsa

Wis cup menenga anakku
Kae mbulane ndadari
Kaya butho nggegilani
Lagi nggoleki cah nangis

Tak lelo lelo lelo ledung
Enggal menenga ya cah ayu
Tak emban slendang batik kawung
Yen nangis mundak ibu bingung


Sulit menerjemahkan kedalam bahasa indonesia. Tak lelo lelo ledung secara arti adalah mari kutimang-timang engkau anakku. Secara singkat lagu ini adalah harapan ibu yang menginginkan anaknya untuk tidak menangis. Diamlah anaku nanti ibu doakan engkau bisa hidup mulia, menjadi anak yang utama, meninggikan nama orang tua dan menjadi pendekar bangsa. Diakhir lagu ini sang ibu akhirnya menggendong dengan selendang bathik kawung dan kembali meminta supaya sang anak diam, karena bila tidak diam ibu bisa bingung.

Jumat, 18 November 2011

5 Prinsip Steve Jobs (Copas terselubung.blogspot.com)




1. Lakukan yang kamu suka. Steve Jobs pernah berkata pada sekelompok pegawai, "Orang-orang dengan gairah bisa mengubah dunia menjadi lebih baik." Jobs mengikuti hatinya selama hidupnya dan gairah itu, katanya, yang telah membuat semua perubahan. Sangat sulit untuk membuat sesuatu yang baru, menjadi kreatif atau membuat ide novel kalau kamu tidak memiliki gairah untuk membuat kemajuan.

2. Buat perubahan untuk dunia. Semangat adalah bahan bakar roket, tetapi visi mengarahkan roket ke tujuan akhirnya. Pada tahun 1976, ketika Jobs dan Steve Wozniak mendirikan Apple bersama, visi Jobs adalah untuk menempatkan komputer di setiap tangan orang setiap hari. Pada tahun 1979, Jobs melihat awal penggunaan grafis user interface yang ditunjukkan di tempat penelitian Xerox di Palo Alto, California. Dia segera tahu bahwa teknologi bisa membuat komputer menarik untuk orang biasa. Teknologi itu akhirnya menjadi Macintosh, yang mengubah segala cara kita berinteraksi dengan komputer. Peneliti Xerox tidak menyadari potensi dari teknologi tersebut karena visi mereka terbatas untuk membuat mesin fotokopi baru. Dua orang bisa melihat suatu hal dengan sama, tetapi mempresepsikannya berbeda berdasarkan visi mereka.

3. Starter otakmu. Steve Jobs berkata, "Kreativitas berarti menghubungkan banyak hal." Menghubungkan di sini berarti mencari inspirasi dari industri lain. Jobs pernah mengambil kelas kaligrafi yang tidak ia gunakan manfaatnya sampai ia membuat Macintosh. Dia juga pergi ke Asia dan India untuk belajar perhotelan dan desain. Jobs tidak "mencuri" ide sebanyak dia menggunakan ide dari industri lain tersebut untuk menginspirasi kreasinya sendiri.

4. Jual mimpi, bukan produk. Bagi Steve Jobs, orang yang membeli rpduk Apple bukanlah "konsumen". Mereka orang-orang dengan harapan, mimpi dan ambisi. Dia membuat produk untuk membantu orang meraih mimpi mereka. Dia juga berkata, "beberapa orang berpikir kamu gila karena membeli Mac, tapi di kegilaan itu kita melihat kejeniusan." Bagaimana kita melihat konsumen kita? Mari kita bantu mengeluarkan kejeniusan mereka dan kamu akan mendapatkan hati dan pikirannya.

5. Katakan tidak untuk 1000 hal. Steve Jobs pernah berkata, "Saya bangga dengan apa yang kita tidak lakukan dan kita lakukan". Dia berkomitmen untuk membuat produk yang sederhana dengan desain rapi. Dan komitmen itu bisa dilihat dari produk-produk buatannya. Mulai dari desain iPod sampai iPad, kemasan produk Apple, sampai fungsi-fungsi di Websitenya. Di dunia Apple, inovasi berarti menghilangkan hal yang tidak perlu sehingga yang perlu bisa muncul.

Kamis, 17 November 2011

10 Nasehat Bijak Einstein Tentang Hidup Sukses



1. Buntuti Terus Rasa Ingin Tahu Anda

"Saya bukan memiliki bakat khusus. Hanya selalu menikmati rasa ingin tahu saja."
Membaca kutipan Einstein di atas membuat kita bertanya-tanya. Seperti apa rasa ingin tahu itu? Saya selalu bertanya-tanya mengapa ada orang sukses, sementara banyak lainnya gagal?

Karena itu banyak-banyaklah menghabiskan banyak waktu membaca banyak bahan. Mencari tahu koneksi berbagai hal terhadap kata 'sukses'. Mengejar jawaban rasa ingin tahu Anda adalah kunci rahasia kesukesan.


2. Tekun itu Tak Ternilai

"Saya bukannya pintar, boleh dikatakan hanya bertahan lebih lama menghadapi masalah."
Bayangkan seekor kura-kura di tengah rimba gunung, sementara dia ingin menuju pantai. Atau, apakah Anda setekun tunas mangga terus-menerus bertumbuh, berkembang sehingga akhirnya berbuah?

Ada ungkapan bagus yang popular di kalangan pegawai pos, 'Selembar prangko menjadi bernilai hanya karena ketika dia menempel pada surat hingga mengantarnya sampai ke tujuan'. Jadilah seperti prangko, selesaikan apa yang sudah Anda mulai.


3. Fokus pada saat ini.

"Seorang pria yang bisa menyetir dengan aman sementara mencium gadis cantik, sebenarnya tidak memberi penghargaan yang layak untuk ciumannya itu."
Einstein kok ngomongin tentang ciuman ya? Ah, itu kan hanya istilah saja, Tapi saya ingin cerita tentang kejadian ketika sesorang menjaga kebun duren di kebun.

Begitu banyak kera seperti menunggu si penjaga lengah dan menyikat durian ranum di atas pohon. Kemudian seorang lainnya berkata, bahwa Anda tak akan bisa menembak dua kera sekaligus.

Pengertian yang bisa disimpulkan atas kata-kata tersebut adalah, 'Seseorang bisa melakukan banyak hal, tapi bukan semua hal sekaligus'.

Belajar untuk 'berada di sini, saat ini', berikan perhatian kepada apa yang sedang Anda kerjakan. Energi terfokus adalah sumber kekuatan. Itulah perbedaan antara kesuksesan dan kegagalan.


4. Imaginasi adalah kekuatan

"Imaginasi adalah segalanya. Imaginasi adalah penarik masa depan. Imaginasi lebih penting daripada pengetahuan."
Ungkapan Einstein ini sangat terkenal. Apakah Anda berimajinasi setiap hari? Imaginasi lebih penting dari pengetahuan!

Imaginasi memainkan satu babak awal dalam pentas hidup masa depan Anda. Lagi, kata Einstein, "Tanda kejeneniusan sesungguhnya bukanlah pengetahuan melainkan imaginasi."

Sekali lagi, apakah Anda sudah melatih otot-otot imaginasi Anda setiap hari? Jangan biarkan otot-otot itu menjadi kurus dan sakit-sakitan.

Hidup tanpa imajinasi seperti mengikuti aliran sungai, pasrah mengikuti apapun kemauan dan ke mana arahnya. Tak memiliki kuasa atas apapun terhadap pilihan ataupun keinginan. Menyedihkan.


5. Buat Kesalahan

"Seseorang yang tidak pernah membuat kesalahan sebenarnya tak pernah mencoba sesuatu yang baru."
Einstein tak pernah takut dengan kesalahan. Tak perlu alergi dengan kesalahan. Catat baik-baik, KESALAHAN bukan KEGAGALAN.

Dua hal tadi berbeda. Kesalahan-kesalahan dapat membantu Anda menjadi lebih baik, lebih cepat, lebih cerdas, jika Anda menggunakannya dengan tepat tentunya.

Carilah sesuatu berbau baru (something new) dari kesalahan Anda. Seperti sudah dibilang sebelumnya, jika ingin sukses, belajar lebih banyak dari kesalahan Anda.


6. Hidup pada saat ini

"Saya tak pernah memikirkan masa depan–itu akan datang sesaat lagi."
Satu-satunya jalan agar hidup Anda baik dimasa depan adalah hidup dengan baik pada saat sekarang. Ah, lagi-lagi nasehat bijak untuk menyikapi waktu dengan tepat oleh pakar fisika quantum Einstein.

Sangat tak mungkin mengubah kemarin karena sudah terjadi. Yang bisa Anda lakukan sekarang adalah mengubah cara pandang Anda saat ini tentang kemarin agar menjadi lebih baik.

Anda juga tidak bisa mengubah besok menjadi lebih baik, kecuali jika Anda melakukan yang terbaik pada saat ini. Masalahnya hanya tentang waktu, dan waktu tidak pernah ke mana-mana kok.


7. Hargai diri Anda

"Berusahalah dengan keras bukan untuk menjadi sukses, tapi untuk menjadi lebih berharga."
Tak perlu lah banting tulang untuk menjadi lebih sukes. Luangkan waktu Anda untuk menaikkan nilai diri Anda.

Jika Anda memang bernilai, sukses akan datang menghampiri Anda. Apakah Einstein bekerja lebih keras untuk sukses? Mungkin dia hanya terus menerus berinvestasi untuk meningkatkan nilai dirinya. Sukses datang sendiri kepadanya.

Kenali bakat dan berkah karunia-Nya kepada Anda. Belajarlah mengasah mereka menjadi lebih tajam, gunakan untuk memberi manfaat sebanyak-banyaknyak kepada orang lain.

Bekerjalah untuk menjadi bernilai, sukses akan mengejar Anda. Apakah berlian harganya sama dengan kerikil? Anda punya jawabannya. Keduanya mengalami tekanan berbeda sehingga membedakan nilainya.


8. Jangan mengharapkan Hasil Berbeda

"Kegilaan: adalah melakukan sesuatu dengan cara sama berulang-ulang dan mengharapkan hasil berbeda."
Nasehat bijak Enstein di atas adalah favorit saya. Anda jangan mengharapkan hasil menjadi lebih baik jika Anda masih bertahan dengan cara yang Anda pakai sekarang.

Dengan ungkapan lain, Anda mimpi mengharapkan otot bisep Anda menjadi lebih 'seksi' jika masih mengangkat barbel ringan terus menerus.

Jika ingin hidup Anda berubah, Anda harus berubah. Mengubah cara pikir, cara pandang dan cara melakukan sesuatu.

Ketika Anda mengubah pikiran Anda, mengubah sudut pandang Anda, mengubah tindakan Anda, hidup Anda akan berubah dengan sendirinya.

Bayangkan hal berikut: Ada seorang gadis manis tepat di depanmu. Bandingkan kedua aksi berikut. Pertama, kamu senyum tulus, reaksi si gadis adalah membalas senyummu. Kedua, kamu melotot padanya, bisa ditebak apa reaksi si gadis?


9. Pengetahuan terasah melalui Pengalaman

"Informasi bukanlah pengetahuan. Satu-satunya sumber pengetahuan adalah pengalaman."
Pengetahuan itu berasal dari pengalaman. Anda bisa mendiskusikan sebuah proyek, tapi diskusi itu hanya akan memberi Anda informasi.

Anda harus melakukan proyek tersebut untuk 'tahu' apakah proyek tersebut berjalan dengan benar atau tidak.

Anda harus melakukannya untuk mengatasi munculnya masalah-masalah ditengah proyek berjalan. Itu membuat Anda memiliki pengalaman baru dan bermanfaat.

Apa pesan Einstein? Carilah pengalaman! Jangan habiskan waktumu nonton sinetron cinta sementara dirimu setengah mati menginginkan pacar, misalnya. Keluar dari duniamu sekarang dan pengalaman tak ternilai menunggumu di luar sana.


10. Pahami Aturan Main, Lalu Bermainlah Lebih Baik

"Anda harus memahami aturan permainan. Kemudian Anda harus bermain lebih baik daripada pemain lain."
Bagi Einstein, dia cukup memahami aturan-aturan dasar Fisika lalu berpikir dan bekerja lebih baik dibanding fisikawan lainnya. Sederhananya, Anda cukup melakukan dua hal saja.

Pertama, yang harus Anda lakukan adalah memahami 'peraturan' bagaimana cara Anda melakukannya.

Kedua, lakukan pekerjaan tersebut lebih baik dibanding orang lain. Jika Anda mampu melakukan dua hal ini dengan baik, sukses pasti masuk ke kantong Anda

Rabu, 16 November 2011

Ini Rindu

Ini rindu
Rindu langit pada bintang
Rindu gelap akan terang
Rindu murung akan riang
Ini rindu
Rindu bumi pada bulan
Rindu bumi kala muram
Rindu bumi saat gulita malam
Ini rindu
Rindu pantai pada lautan
Rindu pada belaian ombak bertautan
Rindu pada gemerisik pasir bertaburan
Ini rindu
Rindu kemarau pada hujan
Rindu gemericik air di dedaunan
Rindu air bah mengular ke lautan
Ini rindu
Rindu Buyung pada inang
Rindu pada nasihat nan bijak menenangkan
Rindu pada peluk cium  kasih sayang
Ini rindu
Rindu upik pada bujang
Rindu menggelora karena cinta
Rindu menggebu tuk segera bertemu
Ini rindu
Rindu muda-mudi pada janji
Rindu pada kemenangan di masa depan
Rindu pada kebahagian di hari kemudian
Dan…
Ini rindu
Rindu kehidupan pada kematian
Rindu manusia pada Tuhannya
Rindu jiwa pada pemilik sejatinya

Selasa, 15 November 2011

Surat kecil untuk Tuhan

(“kak, bolehkah aku titip sebuah surat …?”)
(“Surat apa itu”?)
(“Rahasia…”)
Kakak itu tidak menjawab, dan aku pun mulai menulis dalam kata-kata yang kuberi judul..

Surat kecil untuk Tuhan

Tuhan..
Andai aku bisa kembali
Aku tidak ingin ada tangisan di dunia ini

Tuhan…
Andai aku bisa kembali
Aku berharap tidak ada lagi
Hal yang sama terjadi padaku
Terjadi pada orang lain

Tuhan..
Bolehkah aku menulis surat kecil untuk-Mu?

Tuhan..
Bolehkah aku memohon satu hal kecil pada-Mu?

Tuhan..
Biarkan aku dapat melihat dengan mataku
Untuk memandang langit dan bulan setiap harinya..

Tuhan..
Ijinkan rambutku kembali tumbuh..
Agar aku bisa menjadi wanita seutuhnya..

Tuhan..
Bolehkah aku tersenyum lebih lama lagi..
Agar aku bisa memberikan kebahagiaan
Kepada ayah dan sahabat-sahabatku…

Tuhan..
Berikan aku kekuatan untuk menjadi dewasa
Agar aku bisa memberikan arti hidupku
Kepada siapapu yang mengenalku

Tuhan..
Surat kecilku ini adalah surat terakhir dalam hidupku
Andai aku bisa kembali  ke dunia yg kau berikan padaku..
Keke…  (Gita Sesa Wanda Chantika)

Sabtu, 05 November 2011

Robohnya Surau Kami

Sekali ini kakek begitu muram. 
“Mudah-mudahan pisau cukur ini, yg kuasah tajam-tajam ini, menggorok tenggorokannya”
“Kakek marah?”
“marah? Ya, kalu aku masih muda, tapi aku sudah tua. Sudah lama aku tak marah-marah lagi. Takut aku kalau imanku rusak karenanya.

“Sedari mudaku aku di sini bukan? Di surau ini. Tak kuingat punya istri, punya anak punya keluarga seperti orang lain. Tahu? Tak kupikirkan hidupku sendiri. Segala kehidupanku kuserahkan kepada Alloh subhanahu wata’ala. Tak pernah aku menyusahkan orang lain.

Tapi kini aku dikatakan manusia terkutuk . umpan neraka.

Aku bangun pagi-pagi. Aku bersuci. Aku pukul bedug membangunkan manusia dari tidurnya, supaya bersujud kepada-Nya. Aku sembahyang setiap waktu. Aku membaca kitab-Nya.  Apakah salahnya pekerjaanku itu? Tapi kini aku dikatakan manusia terkutuk.”

“Ajo sidi tak mengatakan aku terkutuk. Tapi begitulah kira-kiranya.”

Aku melihat mata kakek berlinang.

“Pada suatu waktu, kata Ajo sidi, di akhirat Alloh memeriksa orang-orang yg sudah berpulang. Dan diantara orang-orang yg diperiksa itu ada seorang yg di dunia dinamai haji Soleh. Haji Soleh tersenyum-senum saja, karena ia sudah begitu yakin akan dimasukkan ke surga. Bagai tak ada habis-habisnya yang berantri begitu panjang.

Akhirnya samapailah giliran haji Saleh. Lalu Tuhan mengajukan pertanyaan.

“Engkau?”
“Aku Saleh. Tapi karena aku sudah ke Mekah, Haji Saleh namaku”
‘Aku tidak Tanya nama. Takperlu’
“Apa kerjamu di dunia?”
“Aku enyembah Engkau selalu, tuhan”
“ lain?”
“Ya, Tuhanku, tak ada pekerjaanku selain dari pada beribadat kepada-Mu.
“ lain?”
Haji saleh tak dapat menjawab lagi. Ia sudah menceritakan semuanya. Api neraka tiba-tiba menghawakan kehangatanya ke tubuh Haji saleh. Dan ia menangis.

“Sungguh tidak ada lagi yg kau kerjakan di dunia selain yg kau kerjakan tadi?”
“ya itulah semuanya, Tuhanku.”

“Masuk kamu.”

Dan malaikat dengan sigapnya menjewer  haji saleh ke neraka.  Haji Saleh tidak mengerti kenapa ia di bawa ke neraka. Ia tidak mengerti apa yang dikehendaki Tuhan dari padanya dan ia percaya Tuhan tidak silap.
Sekian lama hanya mendengar judulnya. 

Akhirnya buku karangan AA navis berhasil kudapatkan. Bayangkan Bro, bukankah sedari kira kecil. Belajar bahasa Indonesia dari SD, SMP dan serta SMA kita hanya mendengar judulnya saja.

Sebagian mungkin bisa menikmatinya lebih dahulu, akan tetapi untuk siswa malas seperti ku, tak rajin membaca. Tak rajin pula ke perpus. Rasanya buku “Robohnya Surau kami” terasa sangat asing.

Buku “Robohnya Surau kami” berisi cerita-cerita satir. Namun sangat kaya dengan pesan moral. Agak sedikit sulit dicerna –tentu untuk ukuranku, yg nilai bahasa Indonesia. Pun di UN hanya dapat 6- hingga harus memelototinya lambat-lambat.

“….. kenapa engkau biarkan dirimu melarat, hingga anak cucumu teraniaya semua. Sedang harta bendamu kau biarkan orang lain yang mengambilnya untuk anak cucu mereka. Dan engkau lebih suka berkelahi antara dirimu sendiri, saling manipu, saling memereas. Aku beri engaku negeri yang kaya raya, tapi kau malas. Kau lebih suka beribadat saja, karena beribadat tidak mengeluarkan peluh, tidak membanting tulang. Sedang aku menyuruh engkau semuanya beramal disamping beribadat. Bagaimana engkau beramal kalau engkau miskin. Engkau kira Aku ini suka pujian, mabuk disembah saja, hingga kerjamu lain tidak memuji-muji dan menyembahku saja.….”

“Kesalahan engkau, karena engkau terlalu mementingkan dirimu sendiri. Kau takut masuk neraka. Karena itu kau taat sembahyang. Tapi engkau melupakan kehidupan kaummu sendiri, melupakan kehidupan anak istrimus sendiri, sehingga mereka kucar-kacir selamanya. Padahal engkau di dunia berkaum, bersaudara semuanya, tapi engkau tak mempedulikan mereka sedikitpun..”

Demikianlah cerita Ajo sidi yg kudengar dari kakek. Cerita yg memurungkan kakek.

Dan besoknya, ketika aku mau turun rumah pagi-pagi, istriku berkata aku tidak pergi menjenguk.
“Siapa yg meninggal?” tanyaku kaget.
“kakek”
“kakek?”
“Ya. Tadi subuh Kakek kedapatan mati di suraunya dalam keadaan mengerikan sekali. Ia menggorok lehernya dengan pisau cukur.”